Showing posts with label Tips n Tricks. Show all posts
Showing posts with label Tips n Tricks. Show all posts

Saturday, 2 January 2021

Bisakah Mengembalikan Chat WA (WhatsApp) yang Terhapus?

Vimeloka.com | WhatApp menjadi media chatting yang sangat populer. Nah, apa jadinya jika chat history di WhatsApp kamu terhapus atau hilang karena memori penuh. Pastinya panik kan? Karena ada banyak chat history yang kamu simpan, terlebih chat tersebut sangat penting seperti urusan kantor, client, momen bersama orang tersayang. Jangan langsung panik dan jangan melakukan langkah-langkah apa pun sebelum kamu yakin, karena salah setting sedikit akan berakibat fatal, alhasil chat history bisa terhapus secara permanen.

Yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan cara ini adalah kamu sudah melakukan Chat Backup di Google Drive. 

Pada cara ini akan dibagi dua bagian, yaitu Periksa Chat Backup dan Mengembalikan Chat WhatsApp yang terhapus.

Periksa Chat Backup di Google Drive

Periksa terlebih dahulu apakah chat history sudah di-backup atau belum.

  • Buka aplikasi WhatsApp
  • Masuk ke bagian Settings 

  • Masuk ke bagian Chats

  • Masuk ke bagian Chat Backup

  • Setelah masuk ke bagian Chat Backup, maka akan muncul seperti gambar di bawah ini.


Nah, di bagian ini kamu bisa melihat kapan terakhir kali kamu melakukan chat backup (Last Backup).

WhatsApp melakukan Chat Backup di dua tempat, yaitu di Local (internal storage handphone) dan Google Drive.

Jika kamu perhatikan, Chat terakhir di-backup untuk Local storage: yesterday, 9:48 AM dan Google Drive: yesterday, 9:50 AM.

Ini artinya chat history terakhir di-backup kemarin. Bila saat ini kamu memulihkan chat history WhatsApp kamu, maka chat history bisa dikembalikan atau dipulihkan sampai dengan waktu yang tertera pada Last Backup

Jangan melakukan cara ini jika belum pernah melakukan chat backup di Google Drive. 

Jika sudah pernah melakukan chat backup, periksa tanggal terakhir di bagian Last Backup Google Drive. Langkah selanjutnya, mengembalikan chat WhatsApp yang terhapus.

Mengembalikan Chat WhatsApp yang terhapus

  • Uninstall WhatsApp

Silakan Uninstall WhatsApp.

  •  Install WhatsApp

Setelah Uninstall WhatsApp, kemudian kamu Install kembali aplikasi WhatsApp melalui Google Play Store atau App Store.

  • Verifikasi Nomor Handphone

Silakan masukkan nomor HP yang kamu gunakan.

  • Restore Chat Backup

Setelah memasukkan nomor handphone dan verifikasi nomor. Selanjutnya, WhatsApp akan memberikan pilihan untuk Restore Chat Backup atau Skip

Pilih  Restore Chat Backup, jangan memilih Skip. Setelah pilih Restore, kemudian tunggu beberapa saat sampai semua data selesai dipulihkan.

  • Selesai
Semua chat history kamu akan muncul sampai dengan Last Backup atau terakhir kamu melakukan backup.


Itulah cara mudah mengembalikan Chat WA (WhatsApp) yang terhapus atau hilang. Penting sekali Chat Backup di Google Drive agar data kamu aman bila sewaktu-waktu ada insiden chat terhapus atau tiba-tiba hilang karena memori penuh.

Pernah punya pengalaman Chat Whatsapp terhapus? Share yuk! ^^



Written by: Uswatun Hasanah
Vimeloka.com, Updated at: January 02, 2021

Tuesday, 10 November 2020

Cara Mengubah File Word ke PDF untuk Office 2007, 2003 dan Versi di bawahnya


Vimeloka.com | Bagi kamu yang masih menggunakan Microsoft Office 2007 dan versi di bawahnya, biasanya mengubah file Word, Excel atau dokumen lainnya ke PDF harus bantuan media lain, contohnya lewat aplikasi online. 

Nah, kali ini kamu bisa mengubah File tersebut ke PDF walaupun menggunakan Microsoft Word 2007 dan versi di bawahnya.  Karena secara default, tidak ada fitur Save As PDF di  Microsoft Office 2007 dan versi di bawahnya, maka yang perlu dilakukan adalah meng-install Add-in tambahan yang disediakan oleh Microsoft. Ikut langkah-langkah berikut ini untuk meng-install Add-in tambahan:

  • Unduh / Download Plugin atau Add-in untuk Microsoft Office 2007 dan versi di bawahnya. Plugin atau Add-in ini gunanya untuk memunculkan opsi Save As PDF pada file yang akan disimpan. Silakan klik gambar berikut untuk mengunduh Plugin atau Add-in tersebut


  • Selanjutnya, buka dokumen yang ingin dijadikan PDF.
  • Pada bagian pojok kiri atas, klik icon Office, lalu klik Save As >> Klik PDF or XPS.



  • Setelah itu akan muncul seperti gambar berikut ini. Pada bagian Save As Type, pilih PDF, kemudian klik Save.


  •  Selesai.

Itulah cara mengubah File ke PDF di Microsoft 2007 dan  versi dibawahnya. Cara ini berlaku tidak hanya untuk Microsoft Word saja, tetapi juga untuk Microsoft Excel, Power Point, dan produk Microsoft lainnya.

Selamat mencoba!



Written by: Uswatun Hasanah
Vimeloka.com, Updated at: November 10, 2020

Tuesday, 8 January 2019

Cara Mengubah Http Menjadi Https pada Blogger atau Blogspot




Vimeloka -- Bagaimana cara mengubah Http menjadi Https pada Blogger atau Blogspot? Cara setting Http menjadi Https tidaklah sulit, yang dibutuhkan hanya ketelitian karena salah setting sedikit, bisa fatal. Awalnya sedikit khawatir tentang cara bagaimana settingtraffic dan data yang telah ke-record sebelumnya di Google Analytics dan Google Search Console. Namun, untuk meningkatkan keamanan pengguna website, diputuskan untuk mengubah Http menjadi Https.

Sebelum lanjut ke bagian setting, domain yang diubah menggunakan Blogspot, bukan Wordpress. Nah, bagi kamu yang ingin mengubah Http menjadi Https di Blogspot, berikut langkah-langkahnya.


Pada setting ini, akan dibagi menjadi 3 bagian yaitu, Setting di blog, Setting di Google Search Console dan Google Analytics.

Setting Https di Blog


  • Buka bagian Setting Ă  Basic di blog kamu.
  • Klik Yes di bagian Https Availability dan Https Redirect. Di bagian ini, kamu tidak perlu klik Save karena sudah otomatis tersimpan jika kamu klik salah satu perubahan.


  • Tunggu beberapa saat. Untuk mengecek apakah berhasil atau tidak, buka alamat blog kamu misalnya xyz.com, browser akan otomatis me-redict yang sebelumnya Http menjadi Https.
  • Done. Sampai di sini untuk tahap setting di Blogspot.
Langkah selanjutnya adalah kamu mendaftarkan Https di Google Search Console.

Setting Https di Google Search Console

  • Buka Google Search Console Ă  Add Property.  >> Masukkan domain yang ingin kamu tambahkan di Google Search Console, misalnya https://www.xyz.com

  • Klik Sitemaps Ă Add a new sitemap. Di bagian ini kamu akan menambahkan sitemap atau peta situs. Lihat di bagian kolom Add a new sitemap, masukkan sitemap.xml, kemudian klik Submit. Tunggu beberapa saat, jika berhasil di bagian status akan tertera Success.


Setelah kamu menambahkan property Https di Google Search Console, di bagian tersebut tidak langsung ada data yang bisa kamu lihat. Search Console akan mengumpulkan data selama 3 bulan, baru kamu bisa melihat grafik data site kamu. Jika kamu klik di bagian Overview, datanya tidak ada atau masih kosong, normalnya tunggu sekitar 3 bulan untuk Google Search Console mengumpulkan data blog kamu. Namun, bila ingin memantau traffic, sebelum 3 bulan data sudah ada. Selanjutkan, jangan lupa untuk setting di Google Analytics.

Setting Https di Google Analytics

  •  Buka akun Google Analyics Ă  Admin.

  • Klik bagian Property Setting

  • Dari Property Setting Ă  Default URL. >> Di bagian ini kamu mengubah Http menjadi Https. Ganti Http menjadi Https Ă  lalu klik Save


  • Masuk kembali ke bagian Property Setting di Google Analytics. Di sini kamu masih perlu mengubah settingan lainnya yaitu Adjust Search Console.
Caranya:
>>Buka kembali bagian Property Settings Ă  klik Adjust Search Console Ă  klik Delete blog yang menggunakan Http. Di bagian ini akan di-redirect ke Google Webmaster Tool.
>> Ulangi lagi buka Property Settings Ă  Adjust Search Console Ă  Pilih Site Https yang diinginkan Ă  klik Save.
>> Ulangi lagi buka Property Settings Ă  Adjust Search Console. Pastikan site Https yang dipilih sudah benar Ă  klik Save.



Berikut ini tampilan yang sudah di setting Https.



Sampai di sini tahapan setting Http menjadi Https. Sehari setelah settingan ini, tidak ada data traffic di Google Search Console tetapi status Sitemap success, tetapi traffic di Google Analytics menurun jauh. Saya mengubah settingan ini per 26 Desember 2018. Kita lihat apakah 3 bulan ke depan ada perkembangan atau tidak dengan mengubah Http menjadi Https.

Setelah beberapa hari mengubah settingan Http menjadi Https, yang tadinya data kosong di Google Search Console, sudah mulai ada data terekam. Untuk traffic yang tadinya turun, sudah mulai naik perlahan data per 7 Januari.

Link Http yang sebelumnya kamu share ke sosial media atau forum, tidak perlu kamu ubah menjadi Https karena link tersebut akan me-redirect langsung menjadi Https, jadi tidak perlu khawatir, misal: kamu menyebar link Http blog kamu di google+, saat kamu klik link tersebut, otomatis akan terbuka menjadi link Https.

Itulah cara mengubah Http menjadi Https pada Blogger atau Blogspot. Semoga bermanfaat!
Cheers ^^v

Baca juga : 




Written by: Uswatun Hasanah
Vimeloka.com, Updated at: January 08, 2019